ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan prinsip-prinsip manajemen perubahan dalam perspektif pendidikan Islam. Manajemen perubahan merupakan aspek penting dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman, khususnya dalam dunia pendidikan. Pendidikan Islam sebagai sistem pendidikan yang berlandaskan ajaran agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi literatur dan analisis teoritis. Melalui tinjauan mendalam terhadap literatur terkait, konsep dan prinsip-prinsip manajemen perubahan yang sesuai dengan konteks pendidikan Islam diidentifikasi. Dalam penelitian ini, data akan dikumpulkan melalui studi literatur yang mencakup buku, jurnal, artikel, dan sumber-sumber terpercaya lainnya yang berkaitan dengan manajemen perubahan dalam perspektif pendidikan Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, studi literatur, dan analisis teoritis, penelitian ini mengidentifikasi konsep dan prinsip-prinsip manajemen perubahan yang sesuai dengan konteks pendidikan Islam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan Islam yang lebih dinamis, relevan, dan islami.

Kata kunci: Manajemen Perubahan, Pendidikan Islam.

PENDAHULUAN

Perubahan merupakan persoalan yang sangat biasa dan normal terjadi pada setiap kehidupan manusia, hal ini merupakan salah satu fiṭrah manusia sebagai makhluq, akan tetapi ”perubahan” terkadang menjadi sebuah keadaan yang dalam beberapa hal sangat dipertimbangkan bahkan sering di jauhi, lebih tepatnya- kebanyakan orang-lebih senang dengan kenyamanan yang telah dirasakan ketimbang meningkatkan kenyamanan tersebut dengan cara-cara yang baru terlebih apabila sebuah organisasi dan lembaga-lembaga seperti perusahaan dan lembaga pendidikan dan masih banyak lagi.

Wibowo menjelaskan perubahan merupakan upaya mentrasnformasikan kondisi saat ini pada kondisi yang lebih baik di masa mendatang. Tujuan dari perubahan adalah agar organisasi lebih bersifat dinamis dan tidak kaku dalam menghadapi segala bentuk perubahan atau perkembangan yang terjadi (Widayani, 2020). Perubahan berarti melakukan pekerjaan dengan hal yang baru, alur yang baru, teknologi baru, sistem yang baru, prosedur yang baru dan lain sebagainya yang sifatnya mengganggu sistem yang lama secara signifikan (Darma & Banurea, 2019). Jika dikaitkan dengan lembaga pendidikan, maka perubahan dalam lembaga atau organisasi pendidikan merupakan perubahan yang terjadi pada aspek sumber daya yang dimiliki sekolah yaitu perubahan pada sumber daya manusia, sumber daya peralatan pendidikan dan lain sebagainya yang dijadikan prioritas untuk mencapai target pendidikan (Jaya, 2021).

Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat, dunia pendidikan menghadapi tantangan yang kompleks dan terus berubah. Perubahan merupakan suatu hal yang tak terhindarkan dalam konteks pendidikan, termasuk dalam pendidikan Islam. Dalam menghadapi perubahan tersebut, manajemen perubahan menjadi aspek penting yang harus dipertimbangkan. Manajemen perubahan dalam perspektif pendidikan Islam mengacu pada pengelolaan perubahan yang dilakukan dengan berlandaskan prinsip-prinsip dan nilai-nilai Islam.

Suatu organisasi khususnya lembaga pendidikan dalam dewasa ini wajib untuk melakukan perubahan dan terus berinovasi dalam berbagai aspek agar lembaga pendidikan dapat terus eksis untuk mengantisiapsi perubahan dan perkembangan zaman sehingga mereka tidak perlu menunggu adanya masalah untuk membuat suatu perubahan-perubahan hingga lembaga pendidikan mengalami kemunduran (Munir & Zakiyah, 2017). Karena lembaga pendidikan khususnya sekolah merupakan tempat dimana terjadi instrumen tarnsformasi nilai yang dilakukan guru kepada siswa sehingga sekolah harus dapat menyesuaikan dengan kebutuhan, tuntuntan dan perubahan zaman (Widodo, 2017).

Pendidikan Islam sebagai sistem pendidikan yang berbasis pada ajaran agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkualitas, memiliki moralitas yang baik, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Manajemen perubahan dalam pendidikan Islam menjadi faktor penting dalam memastikan kelangsungan dan kesesuaian antara tujuan pendidikan Islam dengan prinsip-prinsip manajemen yang islami.

Dalam konteks pendidikan Islam, manajemen perubahan yang berbasis pada prinsip-prinsip Islam dapat membantu memperkuat identitas keislaman lembaga pendidikan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan masa depan. Penelitian ini juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi penelitian lanjutan yang lebih mendalam mengenai manajemen perubahan dalam pendidikan Islam.

KAJIAN TEORITIS

Bagian ini menguraikan teori-teori relevan yang mendasari topik penelitian dan memberikan ulasan tentang beberapa penelitian sebelumnya yang relevan dan memberikan acuan serta landasan bagi penelitian ini dilakukan. Jika ada hipotesis, bisa dinyatakan tidak tersurat dan tidak harus dalam kalimat tanya.

METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi literatur dan analisis teoritis. Melalui tinjauan mendalam terhadap literatur terkait, konsep dan prinsip-prinsip manajemen perubahan yang sesuai dengan konteks pendidikan Islam diidentifikasi. Dalam penelitian ini, data akan dikumpulkan melalui studi literatur yang mencakup buku, jurnal, artikel, dan sumber-sumber terpercaya lainnya yang berkaitan dengan manajemen perubahan dalam perspektif pendidikan Islam. Tinjauan mendalam akan dilakukan untuk mengidentifikasi konsep dan prinsip-prinsip manajemen perubahan yang relevan dengan konteks pendidikan Islam.

HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Manajemen Perubahan

1. Pengertian Manajemen

Kata Managemen berasal dari bahasa Inggris dan di terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “Manajemen”. Terry dalam Dachnel Kamars, (2004:220) menyebut: ”Management is a distinct process consisting of planning, organizing, actuating, and controlling, performed to determine and a complish stated objectives by the used of human beings and other resources”. Maksudnya : manajemen adalah proses berbeda yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang dipertunjukkan untuk menentukaqn dan menyelesaikan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dengan menggunakan sumber-sumber daya manusia dan lainnya. Sedangkan Mondy dan Premaux dalam buku yang sama mengatakan, “management is the process of gettings done throught “The effort of other people” maksudnya, manajemen adalah proses sesuatu dikerjakan melalui upaya-upaya orang lain.

Sagala (2005:26) mendefinisikan manajemen sebagai perbuatan yang menggerakkan orang-orang dan menggerakkan segala fasilitas agar tujuan usaha kerjasama tercapai. Selanjutnya dalam buku yang lain Sagala mendefinisikan manajemen sebagai proses pendayagunaan sumber daya organisasional melalui keefektifan kegiatan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian dengan segala aspeknya dengn menggunakan semua potensi yang tersedia agar trercapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien.

Hani Handoko (1984:8) mengatakan, manajemen adalah proses perencanaan pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Menurut Malayu. SP. Hasibuan (2003:1-2) manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Marry Parker Follet dalam Mamduh M.Hanafi (1997:7) mendefinisikan manajemen sebagai suatu seni untuk mencapai sesuatu yang melalui orang lain (the art of getting things done through the others). Ini berarti manajemen tidak bekerja sendiri, tetapi bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan tertentu.

2. Pengertian Perubahan

Kata “perubahan” yang memiliki kata dasar “ubah” yang berarti menjadi lain atau berganti. Kata “ubah” mengalami proses afiksasi atau penambahan afiks (imbuhan) menjadi “perubahan” memiliki makna ‘hal (keadaan) berubah, peralihan, pertukaran . Makna perubahan ini memberi arti bahwa bergesernya atau bergantinya satu kondisi ke kondisi lainnya atau adanya perbedaan sesuatu dari kondisi sebelumnya yang dibuktikan oleh hadirnya upaya baru kearah yang lebih baik. Perubahan merujuk pada sebuah terjadinya sesuatu yang berbeda dengan sebelumnya.

Pengertian perubahan dibila dihubungan dengan organisasi maka diartikan bahwa perubahan sebagai pergeseran dari keadaan sekarang suatu organisasi menuju keadaan yang diinginkan di masa depan. Perubahan dari keadaan sekarang tersebut dilihat dari sudut struktur, proses, orang dan budaya. Perubahan di sebuah organisasi memberi banyak peran dan pengaruh positif terhadap kinerja karyawan dan organisasi, dalam organisasi mahasiswa juga berpengaruh positif dalam mengembang orangnisasi tersebut.

3. Pengertian Manajemen Perubahan

Menurut Pidarta, menyatakan bahwa manajemen perubahan adalah suatu usaha yang dilakukan oleh seorang pemimpin atau manajer dalam menyusub sebuah perencanaan, koordinasi, pengarahan, kontrol/pengawasan untuk mencapai sasaran atau tujuan yang dapat menjadikan sebuah organisasi atau lembaga menjadi lebih baik dari kemarin untuk mencapai tujuan.(Pidarta, 1997). Dari uraian di atas maka seorang manajer dalam mencapai tujuan manajemen perubahan sangatlah mudah. Selain itu Pidarta juga menjelaskan bahwa untuk mewujudkan sebuah manajemen perubahan dalam sebuah organisasi atau lembaga, seorang manajer juga harus harus memiliki empat ketrampilan dalam menyusun sebuah konsep yaitu menentukan strategi, membuat sebuah kebijakan yang tegas, mengkreasikan atau merencanakan suatu yang baru; dan memutuskan.(Muis et al., 2010)

Manajemen Perubahan adalah proses terus menerus memperbaharui organisasi berkenaan dengan arah, struktur, dan kemampuan untuk melayani kebutuhan yang selalu berubah dari pasar, pelanggan dan para pekerja itu sendiri (Joeliaty, 2016).

2. Manajemen Perubahan Pada Lembaga Pendidikan Islam

Manajemen Perubahan Pada Lembaga Pendidikan Islam melibatkan pendekatan yang didasarkan pada nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam dalam mengelola perubahan di konteks pendidikan Islam. Prinsip-prinsip ini memberikan panduan bagi para pengambil keputusan dan praktisi pendidikan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengelola perubahan yang diinginkan.

Prinsip utama dalam manajemen perubahan dalam prinsip manajemen pendidikan Islam adalah kesesuaian dengan nilai-nilai Islam. Setiap perubahan yang dilakukan haruslah sejalan dengan ajaran agama Islam dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Al-Qur'an dan hadis. Prinsip ini menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan dan keutuhan ajaran Islam dalam setiap aspek pendidikan.

Selanjutnya manajemen perubahan pada lembaga pendidikan Islam menekankan keterkaitan perubahan dengan tujuan pendidikan Islam. Setiap langkah perubahan yang diambil haruslah berkontribusi dalam mencapai tujuan pendidikan Islam yang meliputi pembentukan karakter yang kuat, peningkatan kualitas pendidikan, dan pemberdayaan peserta didik secara holistik.

Partisipasi masyarakat juga penting dalam manajemen perubahan pendidikan Islam. Dalam mengelola perubahan, melibatkan dan mendapatkan dukungan serta masukan dari berbagai pihak, seperti guru, orang tua, masyarakat, dan lainnya sangatlah penting. Dengan melibatkan masyarakat, perubahan yang dilakukan dapat lebih relevan dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang dilayani.

Dalam praktiknya, manajemen perubahan pada lembaga pendidikan Islam melibatkan berbagai strategi dan taktik. Identifikasi kebutuhan perubahan yang spesifik, pengembangan visi yang jelas, pembentukan tim perubahan yang kompeten, komunikasi yang efektif, serta pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia merupakan beberapa strategi yang dapat diterapkan. Selain itu, evaluasi dan pengendalian perubahan juga perlu dilakukan untuk memastikan kesesuaian dengan tujuan pendidikan Islam.

KESIMPULAN

Perubahan merupakan fenomena yang wajar dan terjadi secara alami dalam kehidupan manusia. Namun, perubahan sering dihindari atau tidak disukai oleh banyak orang karena kenyamanan yang sudah ada. Perubahan dalam lembaga pendidikan, termasuk pendidikan Islam, penting untuk meningkatkan kualitas dan menghadapi perkembangan zaman. Perubahan tersebut melibatkan aspek sumber daya manusia, peralatan pendidikan, dan lain-lain.

Lembaga pendidikan, termasuk sekolah, harus terus melakukan perubahan dan berinovasi agar dapat mengantisipasi perubahan dan perkembangan zaman. Perubahan tersebut harus mencakup aspek kebutuhan, tuntutan, dan perubahan zaman.

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi berkualitas, moralitas yang baik, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Manajemen perubahan dalam pendidikan Islam penting untuk memastikan kesesuaian antara tujuan pendidikan Islam dengan prinsip-prinsip manajemen yang islami.

DAFTAR PUSTAKA

Arifin, M. (2017). Strategi Manajemen perubahan dalam meningkatkan disiplin di perguruan tinggi. EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(1).

Darwisyah, D., Rohcbani, I. T. N., Desvitasari, D., Armawati, A., & Maisah, M. (2020). Manajemen Strategi Perubahan Lembaga Pendidikan Islam Pada Pascasarjana UIN STS JAMBI. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 2(2), 223-232.

Fakhruddin, A. (2011). Prinsip-Prinsip Manajemen Pendidikan Islam dalam Konteks Persekolahan. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim, 9(2), 199-212.

Hani Handoko, 1984 Manajemen Yogyakarta: BPFE

Harahap, E. P. S., & Aslami, N. (2022). Strategi Manajemen Perubahan dalam Membangun Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen, 2(2), 2440-2447.

Jaya, S. (2021). Manajemen Perubahan di Sekolah. Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies, 2(2), 82–94. http://pusdikra-publishing.com/index.php/jrss/article/view/152

Mamduh M.Hanafi, 1997 Manajemen Jogjakarta: UUP AMP YKPN

Muis, M. A., Hussin, Z. H., & Mohamed, B. A. (2010). Perubahan Generasi dan Nasional Resilience (SNAR 2010) “Political Managements and Policies in Malaysia.” Perkembangan Demokrasi di Malaysia Pasca Pilihan Raya Umum ke-12. Seminar on Sagala, Syaiful.. 2005 Administrasi Pendidikan Kontemporer. Bandung: Alfabeta.

Suwatah, S. (2017). Prinsip-prinsip manajemen Islam. EDUSIANA: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 4(1), 1-12.

Widodo, H. 2017. Manajemen Perubahan Budaya Sekolah. MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 287306. https://doi.org/10.14421/manageria.2017.22-05